Cita-Citaku?? Hmm… Apa yaaa??? J
Ngomongin tentang cita-cita, rasanya sampai
sekarang aku bingung akan cita-citaku.. (ini ciyus lohh-_-)
Ketika aku kecil, aku selalu ingin punya Hotel
Mewah bintang 5 dan restoran mewah..
Kenapa? Karena di pikiran ku saat itu, aku ingin tidur di hotel mewah gratis
dan makan sesukaku di Restoran secara gratis.. :D Dari keinginan itu, muncul rasa ingin memiliki
Hotel dan Restoran sendiri.. Di saat itu, sering aku bermain dengan teman masa
kecilku.. Aku berperan seolah sebagai owner dari restoran mewah, dan
teman-temanku ada yang berperan sebagai pramusaji, koki, pengunjung baik dan
pengunjung jahat.. (namanya juga anak kecil, suka-suka mau main yang kayak
gimana :p)
Seiring berjalannya waktu, cita-cita ku
berubah lagi, ketika hari pertamaku menggunakan seragam merah putih, guru kelas
bertanya padaku, ketika besar ingin jadi apa? Dengan lantang aku menjawab
“Perawat”… “kenapa?” Tanya guru kelasku lagi.. “Karena perawat itu cantik”.. Spontan guru kelasku tertawa.. Waktu itu aku bingung kenapa guru ku tertawa,
karena menurutku, jawaban yang aku berikan sama sekali tidak lucu..
Ketika
beranjak mulai menuju Remaja (Masih SD), cita-cita ku berubah ingin menjadi
seorang “dokter”.. Karna tak jauh beda dengan sebelumnya, ketika aku ke rumah
sakit, aku selalu bertemu dengan dokter cantik.. Aku beranggapan bahwa semua wanita yang
menjadi dokter akan menjadi cantik.. (OMG-_-, seperti karanganku kemarin “onna
no isha ni naru to kirei ni naru”) Namun ketika masuk SMP, cita-cita berubah
(AGAIN).. Sebab waktu itu Aku takut akan
hal-hal yang berbau medis.. Misalnya luka besar yang mengeluarkan banyak darah,
dan mistis tentang rumah sakit yang terkenal “seram”.. Saat itu, muncul kembali, cita-citaku ingin
mempunyai café yang banyak cabang di setiap kota.. Ya karena masih remaja, dulu
suka makan di café bareng temen-teman.. Munculah inisiatif membuka café..
Beranjak ke SMA, muncul niatan untuk menjadi
seorang akuntan, yang bekerja di perusahaan mewah.. Namun Orang Tua selalu
mengarahkan untuk menjadi seorang guru.. Karena orang tua, ku lepaskan anganku
menjadi seorang akuntan dan mulai berpikir, guru bidang studi apakah yang cocok
untuk ku.. Namun ketika dalam pencarian
guru bidang studi yang cocok dan aku suka, aku bersama teman sekelasku mencoba
belajar mencari uang.. Kami berjualan pernak-pernik (Hiasan) Jilbab di
sekolah.. Alhamdulillah, kegiatan berjualan kami di sekolah di sambut baik oleh
teman-teman.. Dengan modal awal hanya 50rb, dalam beberapa minggu saja, Uang
kami sudah terkumpul >200rb.. Namun sayang, kami tidak bisa meneruskan
jualan kami, karena waktu Ujian sudah di depan mata.. Kami harus focus untuk
belajar..
Setelah Ujian berakhir, Waktu sering aku
habiskan untuk mencari Universitas dan Jurusan Pendidikan apa yang tepat
untukku.. “Kota Malang?” Beberapa usulan yang aku dapat ketika meminta saran
mengenai Universitas yang akan aku ikuti.. Ayahku adalah penduduk asli kota malang,
dan otomatis aku sering mengunjungi kota Malang.. Dan Jawaban kedua pasti
mengatakan “Kota Surabaya”, dan waktu itu, Kakak perempuan ku adalah seorang
bidan di Salah satu Rumah Sakit Surabaya, tentu saja, aku sering mengunjungi
Kota Surabaya.. Mungkin rasa jenuh berada di Jawa Timur yang mendorongku
berkeinginan merantau di Kota Semarang :D…
Alhamdulillah, ketika sudah mendapat
Universitas di Semarang, Aku mulai merangkai cita-cita ku lagi.. Kelak ketika
aku selesai wisuda, hal apa yang akan aku jalani..
Di pikiranku saat itu adalah, cita-cita ku
ingin menjadi “Istri Dokter, yang bekerja sebagai guru”.. Aneh bukan? ;p Di
keluarga besar ku, semua cucu perempuan dari Kakek ku selalu bersuami
Berseragam.. Entah itu Angkatan Darat, Angkatan Laut, TNI ataupun Polisi.. Karena
sifatku yang memang suka menjadi pelopor, ku putuskan ingin mempunyai suami
seorang dokter :D..
Seiring berjalannya waktu, terpikir olehku
untuk berbisnis kembali.. Membuka istana sekaligus café coklat.. (Ya,, karena
memang aku penyuka coklat dan suka memasak :p ) Ingin sekali membuka Toko (istana) coklat dengan
berbagai olahan makanan dan minuman coklat, selain itu di toko tersebut juga
terdapat café untuk pengunjung dengan menu berbagai olahan coklat juga..
Kemarin ketika aku berbicara dengan orang tua ku akan keinginanku, orang tua ku
dengan keras menolak.. Mereka meminta ku untuk focus belajar dulu.. Lagi-lagi
ku pendam keinginanku..
Selain itu, aku ingin mendirikan sekolah gratis untuk anak-anak dipinggiran/dipelosok/pedalaman dan untuk anak-anak jalanan yang putus sekolah.. :)
Selain itu, aku ingin mendirikan sekolah gratis untuk anak-anak dipinggiran/dipelosok/pedalaman dan untuk anak-anak jalanan yang putus sekolah.. :)
Jika ketika SD, cita-cita yang sesungguhnya
adalah masuk di SMP favorid, dan ketika SMP cita-cita yang sesungguhnya adalah
masuk di SMA Unggulan,
Lalu
apa cita-citaku sesungguhnya saat ini?
Mungkin ini adalah semua cita-cita dari kaum
hawa, yaitu menjadi seorang istri yang Sholehah dari Suami yang Sholeh.. Ambisiku
untuk menjadi wanita karir adalah keputusan dari suami ku kelak.. Biar kan seorang
suami yang berambisi akan cita-cita nya, karna memang dia adalah tulang
punggung dari keluarga.. kita pasti sering mendengar istilah “Di balik lelaki
yang sukses, pasti ada seorang wanita yang hebat”, ‘Seorang wanita yang hebat’,
aku ingin menjadi wanita itu.. Wanita yang hebat, yang dapat mendukung
suaminya.. Wanita yang rela mengorbankan apapun demi Suami..
“Ya Allah.. Segera temukanlah hamba dengan
Imam hamba, yang kelak dapat membimbing hamba beserta anak-anak hamba” amin
By : Rike Riszki Yunitasari
@RikeYunita


Tidak ada komentar:
Posting Komentar